Tanpa Ronaldo Man United-nya Solskjaer Biasa Saja

Tanpa Ronaldo Man United-nya Solskjaer Biasa Saja

Tanpa Ronaldo Man United-nya Solskjaer Biasa Saja – Eks gelandang Liverpool, Dietmar Hamann melontarkan komentar pedas soal permainan Manchester United dibawah wejangan Ole Gunnar Solskjaer. Tak main-main, Hamann menyebut Setan Merah cuma tim biasa saja, cuma terbantu bersama dengan keberadaan Ronaldo.

Ole Gunnar Solskjaer dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan keseimbangan di dalam permainan, kuat di dalam menyerang tetapi mesti kuat termasuk di dalam bertahan. Tapi ‘keseimbangan di dalam permainan’ yang diusung Solskjaer, menurut data sgp Hamann sepertinya jadi agak berlebihan.

Hamann menilai, Man United musim ini justru bermain lebih pragmatis, keluar dari komposisi pemain yang diturunkan di dalam beberapa laga Setan Merah di semua kompetisi. Contoh paling nyata, kala mereka dikalahkan 0-1 oleh Aston Villa dan ditahan imbang 1-1 Everton di Old Trafford.

Pada dua laga itu, Solskjaer turunkan tiga dari empat pemain bertipe gelandang bertahan, layaknya Fred, Scott McTominay dan Paul Pogba. Dalam skema 4-2-3-1, Fred dan McTominay dipasang sebagai double pivot. Tujuan Solskjaer jelas, untuk menjaga supaya Man United tak mudah kebobolan melalui serangan balik.

Tanpa Ronaldo Man United-nya Solskjaer Biasa Saja

Tapi skema itu ternyata tidak seluruhnya aman, data sdy terbukti gol-gol Aston Villa dan Everton seluruhnya tercipta melalui sebuah skema serangan balik cepat.

Hamann menyebut minimnya kreativitas dari stok gelandang diperparah pendekatan Solskjaer yang berjiwa pragmatis dan condong mengandalkan atribut fisik seorang pemain layaknya Cristiano Ronaldo yang sudah membuat 5 gol di dalam 6 tampilan ketimbang kreativitas di lapangan.

“Satu-satunya alasan kenapa Manchester United masih ada di kompetisi gelar (Liga Inggris) dan baik-baik saja di Liga Champions adalah Cristiano Ronaldo,” ujar Hamann dikutip dari Sky Sports.

“Saya tak memahami di mana posisi mereka tanpa data hk Ronaldo dan gol-golnya. Itu semua saling menambal. Old Trafford, dulunya sebagai Theatre of Dreams, sekarang lebih sama Theatre of Nightmares.” ejeknya.

“Performa mereka menyedihkan. Pada kala ini, mereka tidak menampilkan permainan yang bagus. Saya percaya tinggal masalah kapan mereka akan memecatnya (Solskjaer). Sebab dia sudah benar-benar lama di sana, dan tidak ada pertumbuhan sama sekali,” Hamann menegaskan.