Perbandingan Statistik Super Conte vs Zidane

Perbandingan Statistik Super Conte vs Zidane

Perbandingan Statistik Super Conte vs Zidane – Performa Manchester United di musim 2021/2022 ini masih jauh dari kata memuaskan. Ole Gunnar Solskjaer pun kencang diberitakan dapat langsung dipecat, dengan Antonio Conte dan Zinedine Zidane digadang-gadang sebagai penggantinya.

Ole Gunnar Solskjaer terus memperoleh tekanan besar menyusul hasil-hasil negatif yang didapatkan Man United belakangan ini, lebih-lebih di pentas Liga Inggris. Saat ini, posisi Paul Pogba dkk di papan klasemen tertahan di peringkat ke-7 dengan 14 poin dari 9 pertandingan, tertinggal 8 angka dari Chelsea yang ada di posisi pertama.

Ada rumor yang menyebut, Solskjaer cuma punya prediksi togel kesempatan untuk menyelamatkan kariernya di tiga laga berikutnya, yakni sementara melawan Tottenham Hotspur, Manchester City dan Atalanta. Jika hingga imbang bahkan kalah, pihak klub diyakini tak dapat segan untuk langsung mencopot Solskjaer sebagai manajer.

Perbandingan Statistik Super Conte vs Zidane

Menurut pemberitaan media-media di Inggris, manajemen klub tengah memperhitungkan untuk merekrut antara Zinedine Zidane atau Antonio Conte sebagai manajer anyar Paul Pogba dkk. Seperti yang diketahui, ke dua sosok pelatih top Eropa ini memang di dalam posisi available, dengan kata lain tidak tengah mengatasi sebuah klub.

Untuk Conte, jikalau dibandingkan dengan Zidane, sadar pelatih asal Italia itu punya poin and karena udah dulu mencicipi kerasnya sepakbola Inggris dengan Chelsea beberapa sementara lalu. Selain itu, Conte termasuk punya catatan lumayan impresif sejak memulai karier kepelatihannya pada musim 2006/2007 sebagai allenatore di Arezzo, klub yang sementara ini bersaing di Serie D Italia.

Dari 518 pertandingan yang udah dipimpinnya dengan 7 klub termasuk dengan timnas Italia, Conte bisa membukukan 306 kemenangan, dengan 122 kali imbang dan cuma 90 kali menderita kekalahan. Persentase kemenangannya menggapai 60%.

Selain itu, Conte termasuk dikenal sebagai pelatih bangbona hk sarat trofi. Ia tercatat dulu mengantar Juventus menjadi juara Liga Italia tiga kali beruntun, sesudah itu menopang Chelsea menjadi kampiun Premier League dan Piala FA, paling baru Conte berhasil memutus puasa gelar Inter Milan sepanjang satu dekade dengan menggapai scudetto musim 2020/2021 kemarin.

Profilnya yang akrab dengan trofi diyakini terlampau bisa mengakhiri puasa gelar Man United yang kali terakhir bisa mengangkat trofi juara pada th. 2017 silam, semasa masih dibesut Jose Mourinho.

Di segi lain, Man United disebut diyakini mengintip track record yang dipunya Zinedine Zidane sepanjang membesut Real Madrid. Bersama Los Blancos, Zidane bisa dibilang sosok yang terlampau bisa memoles potensi tiap-tiap pemain dibuktikan dengan torehan 11 trofi juara.

Yang paling fenomenal tentunya sementara Zidane bisa menjadikan Madrid sebagai klub pertama di Eropa yang bisa mempertahankan gelar juara Liga Champions sepanjang tiga musim beruntun, yakni dari 2015/2016 hingga 2017/2018.

Selain itu, kesukaan Zidane di dalam mengusung live draw sgp sepakbola menyerang disebut-sebut sesuai permohonan Man United. Berdasarkan catatan Transfermark, dari 263 pertandingan yang dipimpin Zidane di dalam dua periode kepelatihannya di Madrid, juru taktik berusia 49 th. itu bisa membukukan kandungan kemenangan menggapai 66% persen.

Tak main-main, dari kuantitas 263 pertandingan itu, total gol yang dibuat Madrid besutan Zidane menggapai 605 gol atau biasanya menggapai 2,3 gol per game. Fantastis!