Nice Vs Marseille Presiden Klub Saling Menyalahkan

Nice Vs Marseille Presiden Klub Saling Menyalahkan

Nice Vs Marseille Presiden Klub Saling Menyalahkan – Sebuah insiden memilukan terjadi saat Nice menjamu Marseille di dalam lanjutan Ligue 1 2021-2022. Pertandingan itu mesti dihentikan secara prematur usai terjadi kericuhan yang melibatkan suporter.

Duel kedua tim terjadi di Allianz Riviera terhadap Senin (23/8) dini hari WIB. Nice dan Marseille sama-sama memburu kemenangan demi beradu di papan atas.

Hal itu sebabkan duel kedua tim terjadi sengit. Suporter Nice data sdy yang memadati stadion termasuk coba mengintimidasi pemain Marseille.

Nice sempat berada di atas angin usai mampu memecah kebuntuan terhadap awal babak kedua. Kasper Dolberg sukses mencatatkan namanya di papan skor.

Dalam suasana tertinggal, Marseille bermain lebih agresif. Hal ini sebabkan Nice mesti bekerja keras mempertahankan keunggulannya.

Sebuah insiden pun terjadi terhadap menit ke-74. Punggung Dimitri Payet terkena lemparan botol berasal dari suporter Nice saat mendambakan mengeksekusi sepak pojok.

Payet yang merasa kesal lantas melempar balik botol tersebut ke arah tribun. Aksi tersebut nyatanya sebabkan para suporter Nice terlepas kendali.

Nice Vs Marseille Presiden Klub Saling Menyalahkan

Banyak di antara mereka yang turun ke lapangan. Petugas keamanan kelihatan kewalahan meredam situasi. result togel

Situasi makin panas sehabis seorang ofisial Marseille tiba-tiba masuk dan memukul seorang suporter. Hal ini sebabkan suasana makin tak terkontrol.

Skuat Marseille akhirnya sukses diamankan ke area ganti. Namun lebih dari satu pemain layaknya Matteo Guendouzi dan Luan Peres mengalami luka memar di wajah.

Setelah suasana kondusif, wasit dan ofisial Ligue 1 mendambakan pertandingan dilanjutkan. Sayang, Marseille menolaknya supaya diakui kalah walk out (WO).

Respons Presiden Klub

Insiden ini tentu jadi sebuah aib bagi Ligue 1. Hukuman berat bukan tidak barangkali diberikan kepada pihak-pihak yang terlibat.

Namun kubu Nice dan Marseille menolak disalahkan. Presiden kedua klub tersebut justru terlibat aksi saling tuduh. data togel

“Kami mesti sebabkan preseden untuk sepak bola Prancis. Wasit bersama kami, dia memastikan kepada kita bahwa keamanan tidak terjamin,” kata Presiden Marseille, Pablo Longoria kepada RMC.

Longoria tentu tidak terima andai timnya dinyatakan kalah di dalam pertandingan ini. Apalagi Marseille sempat mengalami pengalaman mirip saat bertandang ke markas Montpellier, dua pekan lalu.

Sementara itu, kubu Nice menilai perilaku sejumlah pemain Marseille jadi biang kerok insiden ini. Presiden klub, Jean-Pierre Rivere termasuk menyayangkan sikap tim lawan yang menolak melanjutkan pertandingan.

“Yang jadi katalis adalah reaksi dua pemain Marseille (Alvaro Gonzalez dan Matteo Guendouzi) yang bersua bersama para penggemar. Ofisial Marseille semestinya tidak masuk ke lapangan dan memukul pemain kami,” kata Rivere.

“Mengecewakan dikarenakan berakhir layaknya ini. Saya tidak begitu mengetahui mengapa Marseille tidak mengawali kembali.”