Mengenang Kemenangan Terakhir Arsenal di Kandang Man City

Mengenang Kemenangan Terakhir Arsenal di Kandang Man City

Mengenang Kemenangan Terakhir Arsenal di Kandang Man City – Arsenal punya rekor buruk saat bertandang ke markas Manchester City. The Gunners sudah enam tahun tak merasakan nikmatnya kemenangan. Duel terbaru kedua tim akan berlangsung dalam lanjutan Premier League 2021-2022 di Etihad Stadium, Sabtu (28/8) pukul 18.30 WIB. Rekor buruk tersebut diprediksi akan terus berlanjut. Arsenal memang semakin inferior di hadapan Manchester City. Status mereka sebagai kandidat juara juga sudah lama luntur. Puncak performa buruk Arsenal terjadi musim lalu. Tim asuhan Mikel Arteta itu hanya mampu finis di peringkat kedelapan. pengeluaran china

Arsenal bahkan tertinggal 25 poin dari Manchester City yang keluar sebagai juara. Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan juga gagal merebut tiket ke kompetisi Eropa. Kegagalan tersebut membuat Arsenal berbenah musim panas ini. Dana besar mereka keluarkan untuk memboyong sejumlah pemain anyar. Sayang, perubahan itu belum terlihat di lapangan. Arsenal selalu menelan kekalahan pada dua laga perdana. Laga kontra Manchester City bisa menjadi hari penghakiman Arteta. Jika kembali kalah, bukan tidak mungkin dirinya kehilangan pekerjaan. Meski begitu, Arteta tampaknya butuh keajaiban untuk membawa Arsenal menang di kandang Manchester City. Sejarah tidak memihak mereka. Dalam enam lawatan terakhir ke Etihad Stadium, Arsenal tidak pernah menang. Rekor klub London Utara itu adalah satu kali imbang dan lima kekalahan. data bullseye

Mengenang Kemenangan Terakhir Arsenal di Kandang Man City

Kemenangan terakhir Arsenal terjadi pada musim 2014-2015. Saat itu Arsene Wenger masih duduk di kursi manajer. Momen langka itu terjadi pada 18 Januari 2015. Arsenal mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0 di Etihad Stadium. Sebelum laga, tidak banyak orang yang menjagokan Arsenal bisa menang. Mencuri poin sudah merupakan hasil positif bagi tim tamu yang berada di peringkat kelima. Sebaliknya, Manchester City sangat bernafsu untuk meraih kemenangan. Tambahan tiga poin dibutuhkan untuk terus menempel Chelsea di puncak klasemen. Kedua tim menurunkan para pemain terbaiknya dalam laga ini. Manchester City yang ditangani Manuel Pellegrini cukup percaya diri karena sempat menahan imbang Arsenal 2-2 di pertemuan pertama. Sebagai tuan rumah, Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan. Sergio Aguero menjadi andalan utama untuk mencetak gol. Namun Arsenal mendapat angin pada menit ke-21. Mereka mendapat hadiah penalti usai nacho Monreal dilanggar di kotak terlarang. Santi Cazorla yang maju sebagai eksekutor data hongkong tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Ia sukses menaklukkan Joe Hart meski arah tembakannya mampu dibaca.

Skor 1-0 untuk keunggulan Arsenal bertahan hingga turun minum. Padahal Manchester City terus menggempur pertahanan mereka. Pada babak kedua, Manchester City kian bermain agresif. Sementara Arsenal lebih mengandalkan serangan balik. Namun Arsenal kembali mampu mencuri gol pada menit ke-67. Berawal dari situasi tendangan bebas, Cazorla mengirim bola ke kotak penalti dan langsung disundul Olivier Giroud ke gawang Manchester City. Gol ini membuat para pemain Manchester City. Mereka akhirnya gagal membalas hingga pertandingan usai karena ketangguhan David Ospina di bawah mistar. Hasil pertandingan ini memberikan efek besar bagi kedua tim. Kemenangan atas Manchester City membuat Arsenal bangkit hingga akhirnya finis di peringkat ketiga pada akhir musim. Sebaliknya, ritme kemenangan Manchester City rusak usai dikalahkan Arsenal. Mereka akhirnya gagal mengejar Chelsea di puncak klasemen. Para penggemar Arsenal tentu berharap momen manis ini terulang kembali. Bukan tidak mungkin kemenangan atas Manchester City menjadi titik balik untuk bangkit.

Namun mengalahkan Manchester City akan lebih sulit dilakukan Arsenal saat ini. Level kedua tim memang semakin jauh.
Susunan Pemain

Manchester City (4-3-3): Joe Hart; Gael Clichy, Vincent Kompany, Martin Demichelis, Pablo Zabaleta; Fernandinho (Frank Lampard 63′), James Milner (Stevan Jovetic 45′), Fernando; David Silva, Jesus Navas (Edin Dzeko 76′), Sergio Aguero.

Manajer: Manuel Pellegrini.

Arsenal (4-1-4-1): David Ospina; Hector Bellerin, Per Mertesacker, Laurent Koscielny, Nacho Monreal; Francis Coquelin; Alex Oxlade-Chamberlain (Tomas Rosicky 66′), Aaron Ramsey (Mathieu Flamini 84′), Santi Cazorla, Alexis Sanchez (Kieran Gibbs 84′); Olivier Giroud.

Manajer: Arsene Wenger