Eduardo Camavinga Calon Penggusur Paul Pogba

Eduardo Camavinga Calon Penggusur Paul Pogba

Eduardo Camavinga Calon Penggusur Paul Pogba – Manchester United tengah dikaitkan dengan Eduardo Camavinga di bursa transfer, yang diberitakan sebagai calon pengganti Paul Pogba.

Belakangan, nama Eduardo Camavinga terus berseliweran di pemberitaan-pemberitaan bursa transfer musim panas 2021. Kubu Setan Merah mungkin melulu satu dari sekian klub yang disinggung ingin memakai jasanya.

Bagaimana tidak, wonderkid Prancis itu di samping masih berusia muda (18 tahun) dan pun begitu menculik perhatian dengan penampilan-penampilan yang menjanjikan. Ia bahkan dilabeli sebagai The Next Patrick Vieira. data togel

Jika telah menyeret-nyeret nama legenda sepak bola sebagai label seorang pemain muda, tentu dapat ditebak kira-kira laksana apa kualitas seorang Eduardo Camavinga.

Ia dirasakan mempunyai gaya bermain yang serupa dengan Patrick Vieira, yaitu jago dalam menyuruh permainan, sama-sama berasal dari Prancis, pun mengisi posisi gelandang tengah.

Walau bermain sebagai gelandang tengah, ia juga dapat memerankan dua posisi lain yaitu gelandang bertahan dan serang.

Eduardo Camavinga Calon Penggusur Paul Pogba

Musim lalu, lini tengah Manchester United seperti kelemahan keseimbangan. Kerja sama Fred dan Scott McTominay saja kelihatannya belum lumayan untuk menyelesaikan persoalan ini.

Beruntung, Ole Gunnar Solskjaer masih punya Paul Pogba sebagai di antara pemain yang dapat diandalkan, tentu ditolong seorang gelandang bertahan yang dapat diajak kerja sama.

Apakah sosok gelandang bertahan ini terdapat pada Eduardo Camavinga? Apakah ia lebih sesuai jadi mitra Pogba atau malah jadi penggusurnya?

Jika diplotkan untuk menolong Pogba, Camavinga kelihatannya masih lumayan jauh dari kata pantas result keluaran togel alias masih butuh tuntunan dan lebih tidak sedikit pengalaman, lagipula mengingat usianya sekarang baru 18 tahun.

Terlebih, meski dapat bermain sebagai gelandang bertahan dan penekel hebat nan agresif, ia lebih suka bergerak ke depan.

Di sisi lain, The Red Devils pun belum berencana melepas Pogba, entah tersebut ke Juventus atau klub lainnya. Mereka informasinya masih berjuang mempertahankan pemain Timnas Prancis tersebut supaya mengabdi lebih lama di Old Trafford.

Oleh sebab itu, andai Camavinga merapat ke Manchester United, alih-alih jadi mitra maupun penggusur Paul Pogba, ia lebih ingin jadi pemain muda yang dapat dimanfaatkan Ole Gunnar Solskaer dalam sejumlah tahun ke depan.

Hal ini pun sejalan dengan sudut pandang pakar transfer, Fabrizio Romano. Menurutnya, ketimbang menjadi pengganti Pogba, Camavinga bakal diproyeksikan sebagai aset jangka panjang Manchester United.

Camavinga di Manchester United?

Di samping dikait-kaitkan dengan Paul Pogba, Eduardo Camavinga juga dirasakan sebagai pilihan pilihan usai gagal membawa Jude Bellingham yang memilih bergabung dengan Borussia Dortmund pada musim lalu.

Di sisi lain, Rennes selaku klub empunya dikabarkan mau menjual Camavinga ketimbang mesti kehilangan gelandang muda itu secara gratis, menilik kontraknya yang menyisakan satu musim lagi.

Meski Manchester United dikaitkan dengan Camavinga, kubu Setan keluaran data togel Merah mesti sikut-sikutan dengan Paris Saint-Germain yang informasinya juga punya minat mendatangkan target yang sama.

Seandainya Camavinga dapat mendarat di Old Trafford, Manchester United bakal mendapat ekstra amunisi lumayan. Masih paling muda, kemampuannya masih dapat diasah dengan serius oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Tentu saja, Camavinga berkesempatan jadi seorang pesepak bola hebat, menilik reputasinya di Rennes yang sudah lumayan lumayan guna ukuran remaja berusia 18 tahun. Ia pun salah satu gelandang terbaik di Ligue 1 Prancis ketika ini.

Manchester United juga dapat mengasahnya menjadi seorang gelandang bertahan andal, skill yang mungkin dapat ia tampilkan dalam kurun masa-masa dua atau tiga tahun ke depan.

Sebagai ekstra informasi, Eduardo Camavinga sah promosi ke kesebelasan utama Stade Rennes ketika usianya masih 16 tahun. Pada musim debutnya di Ligue 1 2019/20, ia diandalkan tampil 36 kali, tergolong empat penampilan di Liga Europa.