Asnwi Gagal Anatarkan Kemenangan untuk Ansan Greeners

Asnwi Gagal Anatarkan Kemenangan untuk Ansan Greeners

Asnwi Gagal Anatarkan Kemenangan untuk Ansan Greeners – Bintang andalan timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, gagal mengantarkan kemenangan untuk Ansan Greeners FC. Tampil sebagai starter, Asnawi gagal mengamankan 3 poin untuk Ansan Greeners dalam laga lanjutan K League Challenge/ K-League 2 (kasta ke dua Liga Korea Selatan) kontra Busan IPark, Minggu (12/09/21) petang WIB.

Kembali masuk ke dalam starting XI Ansan Greeners sejak live draw singapore menit pertama, Asnawi gagal menolong timnya capai kemenangan penting dalam laga lanjutan pekan ke-29 K-League 2. Bermain di posisinya favoritnya, bek kanan, Asnawi gagal menyumbangkan gol maupun assist untuk menolong Ansan Greeners capai 3 poin.

Asnawi yang merupakan jebolan akademi PSM Makassar ini diketahui tampil selama 60 menit sebelum saat digantikan oleh Jin-Rae Kim. Hasil imbang 1-1 yang di terima Greeners kontra Busan ini lumayan mengecewakan. Pasalnya, Greeners yang berlaga di markasnya, Ansan Wa Stadium, tampil mendominasi.

Dalam laga ini, Sang-Min Lee sukses menjadi penyelamat Greeners lewat live draw sdy golnya di menit ke-75. Menjadi penyama kedudukan setelah Busan mencetak gol terutama dahulu lewat titik putih lewat An Byong-jung terhadap menit ke-49. Saat ini, Asnawi dikabarkan dapat meninggalkan Ansan Greeners jelang kontraknya yang dapat habis terhadap bulan Desember 2021 mendatang.

Meski tetap tersisa tiga bulan lagi, Asnawi Mangkualam sudah membocorkan tekad untuk meninggalkan Ansan Greeners. Saat diwawancarai YouTube KRTV, ia menyebut sudah berharap agennya untuk mencarikan klub lain.

“Kontrak berakhir bulan ke-12 th. ini. Masih belum tahu apakah rela live hongkong pindah, ulang nyari-nyari negosiasi lagi,” ujar Asnawi.
“Agen saya belum ngasih tahu saya. Tapi agen ulang ngobrol bersama dengan beberapa klub. Agen saya di Indonesia satu, di Korea Selatan satu. Kan kerja sama gitu bang,” tuturnya menambahkan. Di Ansan Greeners sendiri, pemain berusia 21 th. itu sebenarnya digaji lebih kecil ketimbang kala membela klub Indonesia, PSM Makassar. Ia mengaku rela muncul berasal dari zona nyaman demi beroleh banyak pengalaman bermain di luar negeri.